Konsentrasi Tetap Oke saat Puasa, ini Tipsnya

Home / Gaya Hidup / Konsentrasi Tetap Oke saat Puasa, ini Tipsnya
Konsentrasi Tetap Oke saat Puasa, ini Tipsnya ILUSTRASI - Menjaga konsentrasi saat puasa. (FOTO: Hello Sehat)

TIMESKALBAR, JAKARTAPuasa memang dapat mendatangkan rasa kantuk yang lebih dari biasanya. Rasa lapar dan hais mempengaruhi kantuk. Belum lagi jam tidur yang memang berkurang saat malam, karena haris bangun sahur.

Tapi sebagai profesional Anda tak boleh menjadikan puasa sebagai alasan untuk bermalas-malasan sehingga banyak pekerjaan terbengkalai. 

Ibadah puasa Ramadan dan rutinitas bekerja harus sama berkualitasnya. Nah, bagaimana cara agar Anda tetap fokus saat puasa?

1. Pastikan jam tidur Anda cukup
Jangan anggap remeh akibat kurang tidur, terutama pada kemampuan konsentrasi. Tidur berperan dalam proses kognitif, yaitu proses belajar dan berpikir. Tidur juga memiliki fungsi menyatukan berbagai ingatan. 

Kurang tidur hanya akan mengganggu konsentrasi, daya nalar, dan gangguan mengingat kejadian yang terjadi sebelumnya. Pastikan Anda tidak tidur terlalu larut malam, karena Anda harus terbangun untuk sahur.

Usahakan untuk mendapatkan tidur malam yang cukup sekitar 7-8 jam sehingga Anda tidak mengantuk di kantor, atau tidak enak badan karena kurang tidur. Pertimbangkan juga waktu yang Anda butuhkan untuk bangun sahur, sehingga selama Ramadan mungkin Anda harus tidur lebih awal.

Untuk tingkat konsentrasi yang maksimal upayakan untuk tidur cukup dengan waktu yang hampir sama setiap hari. Jika perlu, gunakan alarm untuk mengingatkan waktu tidur dan bangun. Anda bisa membuat jadwal tidur dan jadwal bangun yang disesuaikan dengan bulan Ramadan.

2. Konsumsi sayur dan buah yang mengandung vitamin B, C, E dan magnesium
Perhatikan juga apa yang Anda konsumsi selama bulan Ramadan. Mulailah untuk mengonsumsi makanan dan minuman sehat, dan menjaga berat badan ideal. Untuk konsentrasi optimal dan tetap fokus saat puasa pastikan Anda memperoleh asupan makanan dengan nutrisi seimbang pada saat berbuka dan sahur.

Rasa lapar saat puasa biasanya akan mengganggu konsentrasi Anda. Saat sahur, pastikan Anda mengonsumsi beberapa jenis makanan yang mengandung vitamin B, C, E, dan magnesium seperti jeruk, wortel, bayam dan sayuran hijau lain. Buah-buahan dan sayuran ini merupakan pendukung konsentrasi yang baik.

3. Olahraga
Meningkatkan produktivitas kerja tidak cukup hanya dengan menciptakan suasana kerja yang baik. Anda juga perlu menjaga kesehatan dan keseimbangan hidup Anda agar Anda dapat lebih berkonsentrasi dan pekerjaan dapat lebih mudah terselesaikan.

Mulailah dengan menjaga kesehatan Anda dengan berolahraga yang teratur. Anda dapat melakukannya dengan lari pagi atau olahraga di pusat kebugaran yang memungkinkan Anda berolahraga dengan nyaman. Menurut penelitian dari Univeristas Illinois olahraga dapat fungsi jangka pendek dan jangka panjang di daerah otak yang berkaitan dengan atensi atau perhatian.

Olahraga saat puasa tidak mustahil dilakukan. Anda bisa melakukan olahraga ringan menjelang buka puasa, atau 1-2 jam setelah berbuka.

4. Beristirahatlah sejenak
Meningkatkan produktivitas kerja bukan berarti Anda terus terpaku pada pekerjaan Anda tanpa melakukan istirahat sejenak. Setidaknya istirahatlah selama 15 menit untuk mengembalikan tenaga dan semangat. Lakukanlah beberapa hal seperti keluar ruangan, membaca novel, melakukan peregangan ringan, atau mendengarkan lagu.(*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com