Ketahanan Informasi Ekonomi

Sosialisasi Pembangunan Jaringan Gas Bumi Bagi Rumah Tangga

Home / Berita / Sosialisasi Pembangunan Jaringan Gas Bumi Bagi Rumah Tangga
Sosialisasi Pembangunan Jaringan Gas Bumi Bagi Rumah Tangga Suasana Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Pembangunan Jaringan Gas Bumi untuk rumah tangga di Kota Pasuruan. (FOTO: ajp.TIMES Indonesia)

TIMESKALBAR, PASURUAN – Pemerintah Kota Pasuruan (Pemkot Pasuruan) melalui Bagian Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam, pada hari Jum’at (4/5/2018) lalu bertempat di Gedung Gradhika Bhakti Praja Kota Pasuruan, menyelenggarakan Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Pembangunan Jaringan Gas Bumi untuk rumah tangga di Kota Pasuruan.

Sosialisasi tersebut dibuka secara resmi oleh Walikota Pasuruan, yang juga dihadiri dari perwakilan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Kementerian ESDM, kontraktor pelaksana pembangunan jaringan Gas Bumi di Kota Pasuruan, perwakilan PT. Perusahaan Gas Negara (PGN), serta Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam.

KOminfo-Pasuruan-KOta-2.jpg

"Sesuai dengan permintaan Walikota, Kota Pasuruan jangan hanya dilewati jaringan gas saja, tetapi harus memperoleh sambungan gas ke rumah-rumah penduduk. Sejak tahun kemarin sudah disurvey.

Biasanya menunggu 2 tahun akan  dibangun, tetapi Alhamdulillah pada tahun ini akan dibangun, dan Kementerian ESDM sudah berkoordinasi dengan PT.PGN, dimana selanjutnya secara cepat akan terwujud jaringan pipa gas bumi di Kota Pasuruan," ujar PPK Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral Republik Indonesia, Agung Kuswardono, ST, MKKK. 

KOminfo-Pasuruan-KOta-3.jpg

Oleh karena itu, Kementerian ESDM mengharapkan adanya dukungan dari Walikota Pasuruan. Agar target pada tanggal 26 Desember 2018 proyek pembangunan pipa gas untuk rumah tangga sudah selesai, dan awal tahun 2019 aliran gas sudah bisa dinikmati oleh warga Kota Pasuruan.

"Program ini merupakan program kerakyatan yang ada di pusat untuk dikembangkan di daerah-daerah. Jaringan Gas merupakan jaringan yang aman dan murah, tidak perlu khawatir ada ledakan. Oleh karena itu yang belum mendapatkan sambungan pipa jaringan gas bumi untuk bisa segera mengajukan," imbuh Agung Kuswardono.

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com