Pelaku Jambret di Probolinggo Tertangkap, Satu Orang Masih Buron

Home / Berita / Pelaku Jambret di Probolinggo Tertangkap, Satu Orang Masih Buron
Pelaku Jambret di Probolinggo Tertangkap, Satu Orang Masih Buron Pelaku (dua dari kanan), saat digelandang ke Mapolresta Probolinggo. (FOTO: Happy L./ TIMES Indonesia)

TIMESKALBAR, PROBOLINGGO – Seorang pelaku jambret berhasil ditangkap Satreskrim Polresta Probolinggo. Sementara itu, satu pelaku lain, masih menjadi buruan polisi. Pelaku berhasil diamankan, saat berada di kediamannya.

Ahmad Fauzan, warga Desa Mentor, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo Jawa Timur, hanya bisa tertunduk. Pemuda tanggung ini digelandang ke Mapolresta Probolinggo, setelah ditangkap di kediamannya, Senin (7/5/2018) siang.

Kemarin sore, pemuda tanggung ini melakukan aksi penjambretan, di sekitar jalan panjaitan, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo. Sasarannya adalah remaja putri yang mengendarai motor, sambil bermain hape.

Saat beraksi, pelaku tidak sendirian. Melainkan bersama seorang rekannya. Dimana saat ini, polisi masih memburu satu pelaku lain, yang diduga kabur.

Akibat aksi penjambretan yang dilakukannya, handphone korban, remaja putri berinisial M (19), warga Desa Pohsangit Leres, Kecamatan Sumberasih, yakni samsung J5 prime, dapat dikuasai pelaku.

“Akhirnya dengan metode penyelidikan yang beragam, baik dari sektor IT, maupun penyelidikan manual, mengerucut pada pelaku ini. Pelaku diamankan di kediamannya,” kata Kasatreskrim Polresta Probolinggo, AKP Pujiyono.

Diduga kuat, pelaku tidak hanya beraksi sekali saja. Melainkan lebih dari satu lokasi. Namun khusus untuk saat ini, polisi masih fokus pada satu laporan kejadian. Yakni kejadian di jalan panjaitan itu.

Bersama pelaku, petugas mengamankan sejumlah barang bukti. Antara lain, satu unit handphone curian, serta satu unit motor matik hitam, nopol N3191SN, yang digunakan saat beraksi.

Hingga saat ini pihak Polresta Probolinggo, masih terus melakukan pengejaran pada satu pelaku lain yang berstatus buron, dan melakukan penyelidikan mendalam. Pelaku terancam pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman penjara selama sembilan tahun. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com